7 Kesalahan Pemupukan yang Justru Bisa Sebabkan Tanaman Mati Hala「Baccarat Online」man 2

  • 时间:
  • 浏览:0

BBBaccarat Onlineaccarat Onlineanyak alat uji tanah yang dijual bebas hanya untuk Baccarat Onlinemenguji NPK. Untuk laporan yang akurat dan mendetail yang mencakup makro dan mikronutrien, serta pH dan kandungan organik, periksalah tanah secara profesional.

Berikan pupuk kering pada saat tanam atau bahkan beberapa hari sebelum menanam bibit. Beri lagi pupuk saat sudah muncul daun sejati. Lengkapi dengan makanan nabati cair pada waktu pertumbuhan puncak.

Pasalnya, pupuk membutuhkan waktu untuk diserap oleh akar, hingga bisa membuat tanaman subur.

Jika ada yang kurang, memberi tanaman lebih banyak NPK saja tidak akan menyelesaikan masalah. Uji tanah secara berkala untuk mengetahui apa yang kurang.

Baca juga: Bahan Apa Saja yang Bisa Dijadikan Pupuk Kompos? Berikut Penjelasannya

Ketika pH mati, nutrisi yang dibutuhkan mungkin ada dalam jumlah yang cukup, tetapi tanaman menunjukkan tanda-tanda kekurangan nutrisi.

Pertimbangkan waktu dalam setahun dan kebutuhan tanaman sebelum melakukan pemupukan. Pilih produk yang cocok dengan tanaman yang kamu miliki.

Tanaman membutuhkan nutrisi saat mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Jangan tunggu tanaman terlihat stres, lemah, terkena serangga, baru diberi pupuk, karena bila ini terjadi artinya kamu sudah terlambat.

Juga, perlu diingat bahwa pupuk cair memberi makan dan menghilang dengan cepat, sementara produk organik dan rilis lambat memberikan makanan yang panjang dan lambat.

Baca juga: Ini Jenis Pupuk agar Tanaman Cabai Rawit di Polybag Berbuah Lebat

Jika tanaman hidup pada kisaran pH idealnya, tanaman dapat menggunakan nutrisi secara efisien. Di luar kisaran itu, mereka menjadi kurang efisien dalam menyerap unsur hara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Setiap pupuk memenuhi tujuan tertentu yang ditunjukkan dengan nama produk dan rasio hara. Misalnya, menggunakan makanan rumput tinggi nitrogen pada tanaman tomat akan menghasilkan dedaunan yang subur tapi tidak ada buahnya.

Dalam kasus ini, koreksi bukanlah pemupukan tetapi menyesuaikan pH. Kapur meningkatkan pH, sedangkan sulfur, aluminium sulfat, dan besi menurunkannya.

Menerapkan 10-10-10 di halaman dapat menyebabkan kekurangan nitrogen atau penumpukan fosfor, yang menyebabkan kekurangan zat besi.

Keasaman tanah, atau pH, memainkan peran penting dalam cara tanaman menggunakan pupuk. Setiap jenis tanaman disesuaikan untuk hidup dalam kisaran pH tertentu.

"Makronutrien" kini sedang digandrungi karena kandungan inilah yang digunakan tanaman dalam jumlah terbesar. Lusinan mikronutrien memainkan peran penting dalam kesehatan dan perkembangan tanaman.